Saya
aktif menulis, ketika awal tahun lalu bergabung dengan Komunitas Penulis Bacaan
Anak di FB.
Membuat
status, menuliskan komentar, bagi saya saat itu, suatu yang sulit. (Nulis
komentar aja mikirnya lama, bahkan sering nggak jadi karena merasa tulisannya
aneh hehe... apalagi menulis cerita).
Setiap hari,
mengikuti grup itu, hampir setiap minggu ada kuis atau lomba. Membuat cerita
mini, menulis jawaban di komentar sampai membuat cerita anak 600 kata, ketika
Event Ultah FPBA. Semua ini saya ikuti dengan penuh keberanian. (Memang ikut
kuis juga buth keberanian loh!)
Saya
semakin tersemangati, karena ternyata, banyak IRT yang juga penulis. Wah orang lain bisa, saya harus bisa! Saya
pasti bisa! Berulang-ulang saya katakan :D
Kuis
pertama yang saya ikuti, membuat opening sebuah cerita yang sudah ditentukan
judulnya. Opening yang membuat penasaran. Tidak diduga saya jadi peserta
hiburan, dapet pulsa :). Begitu pengumunan “Ayo... openingnya sudah, tinggal kasih
konflik, ending, kirim deh ke media...” kata-kata itu jadi kompor. Saking
semangatnya dalam sehari saya bisa selesai tiga cerpen anak. Setelah membaca
banyaaaak majalah bobo.
Dan
cerita yang lama itu terkirim, alhamdulillah baru bulan ini muncul di majalah
bobo. Lama? Iya, memang jodohnya lama, hehe..
Kuis berikutnya
membuat cerita pengalaman membantu orang tua, dapet juga. Seneeeng, pasti,
dapet buku gratis!
Tapi
ada saat kuis kalah, sediiih sekali. Waktu itu diminta membuat FF. Setelah ada
pengumuman dan kalah, duuuh sedih. Tapi kesedihan itu lagi-lagi menjadi kompor,
searching apa itu FF, lalu mempelajari cerita milik orang. Saya menemukan jawabannya. “Oooh ternyata FF
itu Fiction Flash, cerita super pendek, di FF hanya ada konflik, klimak dan
twistending yaitu ending yang di plintir, kejutan atau menipu.” Mangut-mangut
“Pantes kalah”. Iya deh, keselnya n Btnyanggak jadi :P
Tapi
hasil kekalahan itu, ketika ada lomba menulis FF kerjasama dengan penerbit
As-Syamiil jadi juara 3. Alhamdulillah...seneng banget, kemenangan pertama
dalam lomba menulis yang tidak terlupakan.
Saking
semangatnya ikut kuis menulis, jadi rajin buat cerita, ketika ada event lomba
menulis d ulang tahun FPBA, cerita “ongkos angkot” berhasil diurutan ke 3 dari
72 naskah semakin bersemagat :)
Tambah
semangat lagi menulis, waktu namaku muncul di status pengumuman pemenang Undian FAQ Watiek Ideo
dan Fitri Kurniawan. Dapeet buku Dongeng
Mini Princesss... alhamdulillah,... surprise! nggak kepikiran sama sekali
bakalan menang :)
Karena
sambil ikut kuis, mengirimkan juga cerita anak. Akhirnya setelah tiga bulan ada
pemberitahuan kalau cerita akan dimuat di majalah Aku anak Soleh.
Tapi,
sedang semangat ada juga yang bikin BT, dalam dua sebulan berturut-turut 3
naskah dari kompas anak dikembalikan. Tapi tetep menulis lagi. Dan tentunya
ikut kuis tak ketinggalan.
Ikut kuis
menulis, bagi saya menghilangkan bloking
ketika menulis, karena lewat kuis semangat itu kembali muncul, ketika diminta menulis cerita tentang Agustusan,
ceritaku menggoda juri, karena kisah Rofi, anak ke-2 yang mengharu biru dan
ketika GA membuat cerita pertama masuk sekolah, kisah Rofi yang gokil dapat
juga. Lagi-lagi itu menjadi kompor kalau
saya pasti bisa membuat cerita.
Sambil
mempelajari FAQ di FPBA, waktu itu saya mempelajari mengenai Picbook,
terinspirasi dari Rofi, yang suka dengan matematika. Saya coba membuat cerita
untuk Picbook. Lalu, lagi-lagi dengan keberanian, dikirim ke sebuah penerbit,
lamaaaa tidak ada kabar. Disinilah proses, Lewat menulis, saya menikmati
mengirim dan menunggu kejutan.
Setelah
revisi, akhirnya sebuah naskah buku saya acc untuk terbit. Menurut saya semua itu berawal dari
memberanikan diri mebuat cerita lewat kuis hehe.
. Saya
sangat berterimakasih kepada pembuat kuis, Setiap mengikuti kuis, selalu berdoa, semoga suatu saat saya juga bisa membuat kuis dan membagikan buku sendiri. Hidup kuis menulis!
Tulisan
ini diikutsertakan dalam 1st Giveaway blog Cokelat Gosong


Terdaftar! Terima kasih sudah berpartisipasi ^^
BalasHapusWah iyaa.. gegara kuis kan hadiahnya, jadi termotivasi buat nulis. Padahal setelah dipikir-pikir, ide itu berkeliaran di sekitar kita. Guuud ^^
Iya.....^^ tulisannya semoga terpilih jadi yang menginspirasi :). *ngarepdotkom :D
Hapuskalo aku nulis krn pelupa dasarnya mba :D.. Jadi aku ini hobi traveling... Harus selalu jalan minimal setahun sekali, untuk ngilangin stress di kantor yg numpuk.. Masalahnya aku pelupa ;p.. Jadilah blog sarana utk nulisin apapun ttg perjalanan ato kuliner yg pernah aku icip ^o^.. Biar ga lupa tujuannya ;)
BalasHapuswah semangatnya emang keren
BalasHapus